Showing posts with label Movie. Show all posts
Showing posts with label Movie. Show all posts

Tuesday, September 25, 2012

Syuting Film Terselubung di Wisuda 105 ITS

Sabtu (22 September 2012) adalah saat berbahagia bagi kami sekeluarga, di hari yang sama Adik dan sepupu saya wisuda di gedung Graha ITS. Adik saya lulus dari jurusan Teknik Elektro sedangkan adik sepupu lulus dari jurusan Teknik Mesin, keduanya dari fakultas yang sama. Hari itu ITS khusus mewisuda mahasiswa Fakultas Teknik Industri karena jumlah wisuda yang begitu banyaknya (jumlah wisuda jurusan Teknik Elektro sekitar 205, dan jurusan Teknik Mesin sekitar seratus sekian), wisudapun berlangsung selama tiga hari.

Sampai acara wisuda berakhir saya tidak tahu bahwa "Vino G Sebastian" turut serta diantara para wisudawan. Sesampainya di rumah, adik sepupu saya baru bercerita bahwa terjadi kehebohan diantara para wisudawan gara-gara si Artis Film satu itu ikut serta. Sewaktu adik sepupu bercerita saya benar-benar belum 'ngeh' ada apa gerangan.
Pikir saya, "Halah, ada wisudawan mirip Vino aja kok heboh".
Lalu adik sepupu bertanya, "Sampeyan nggak ngerti Vino ta, mbak?".
Saya pun menjawab sekenanya, "Tahu, yang biasanya main FTV itu kan?".
Ternyata saya salah sangka, pikir saya si adik sepupu ini bertanya siapa si Vino itu. Ternyata maksud pertanyaan dia: Apa saya nggak tahu kalau kemarin ada Vino G Sebastian 'nyempil' diantara para wisudawan, hehehe.. Saya baru tahu malam harinya saat adik membuka account FB (ternyata adik saya juga nggak tahu, dasar sama-sama "dong dong!", hehehe).


Wednesday, February 3, 2010

Wajib ditonton 14 February




Kata orang bulan February adalah bulan cinta. Kenapa February bulan cinta? Apa karena tanggal 14 February, hari Valentine? Itu kan kata orang, kata saya lain setiap bulan adalah bulan penuh cinta, hehehe.

Monday, July 20, 2009

New Moon

Dua laki-laki. Dua cinta. Dua pilihan.


Apa yang akan dilakukan Bella jika ia dihadapkan pada dua pilihan?
Ketika cinta yang disodorkan padanya sama-sama dalam… dan terlarang?
Yang satu nafasnya.
Yang satu mataharinya.
Mungkinkah ia memilih keduanya? Atau belajar mencintai dari awal lagi?
Tak mungkin seorang perempuan memiliki dua pasangan jiwa, bukan?
Karena itu ia harus memilih satu, atau membiarkan takdir memilihkan untuknya...


Can’t Wait “New Moon” Movie
I like this cover ^___^





The Triangle Love
Cullen-Swan-Black




Taylor Lautner as Jacob Black

Friday, June 12, 2009

Ketika Cinta Bertasbih

Sewaktu saya melihat film ini “WOW!” saya hampir tidak dapat berkata-kata. Pesan yang ingin disampaikan benar-benar mengena. Point-point penting dalam novel divisualisasikan secara indah. Tapi disela-sela scene teteup ya... disisipi iklan! Misalkan saja sewaktu Husna hendak mengambil uang kiriman Azzam mengatakan, Untung sekarang ada syariah mandiri mobile atau waktu Azzam baca surat dari adiknya bilang, Nggak usah bayar uang DP sepeda Mio

Monday, May 4, 2009

Twilight movie




release: November 21, 2008
genre: Drama, Fantasy, Romance, Thriller

director: Chatherine Hardwicke
cast: Kristen Stewart, Robert pattinson, Billy Burke, Nikki Reed,
Peter Facinelli, Cam Gigendet, Taylor Lautner, Anna Kendrick
synopsis: [click here] or [click here]

Biasanya kalau membaca novelnya nggak seru asikkan nonton movie nya kali ya. Akhirnya saya bela-belain minta brother saya downloadkan Twilight Movie (penasaran membandingkan dengan novelnya yang nggak seru!).
Hemm hemm..
Jadi ini alasan banyak cewek yang mengatakan movie-nya So Romantic... Adegan sewaktu ngedate di hutan? Atau dance di prom night?

Waduh... mukanya Edward pucat sekali ya? (bedaknya ketebalan mas! masih kelihatan pakai bedak, kurang natural).
Yang jadi Bella cantik (meski untuk jajaran actor hollywood dia masih kalah cantik dibanding lainnya), kan di novel ditulis Bella nggak cantik-cantik amat berwajah pucat.
Jacob Black, yang jadi pemerannya... Membuat saya klepek-klepek ^__^
Jessica, wih cakep banget
Angela, wah jauh dari yang saya bayangkan...
Mike, wajahnya childish sangat pas dengan karakter di novel
Alice, nggak seperti yang saya bayangkan but imut
Rosalie, kalah cantik dibanding Victoria (padahal dalam novel digambarkan Rosalie luar biasa cantik)
Dr. Cullen, mau dong dirawat dokter se-ganteng dia...

Penilaian saya kok “So-So” yah... (apa karena yang jadi Edward si Robert?). Sejauh ini menurut saya karakter vampir hollywood paling pas diperankan Johny Depp! Berwajah misterius dan mematikan.
Tapi adegan Edward vs James, cool! Itu baru seru, nggak kayak novelnya, nggak dituliskan sulit menggambarkan dalam imajinasi.

Minggu pagi saya dapat sms dari sobat saya, “Wo, malam minggu ngapain?”, saya jawab sekenanya, “Ngedate ma Edward Cullen” alias semalam nonton Twilight movie yang “So-So”... :( [moga “New Moon movie” keren]

Tuesday, March 17, 2009

Wednesday, February 18, 2009

EAGLE EYE





Film yang disutradari oleh D.J. Caruso dan dibintangi oleh actor Shia LaBeouf dan Michelle Monaghan ini berkisah tentang dua orang asing yang tidak saling kenal, tiba-tiba dipaksa menjadi anak buah “wanita misterius” yang belum pernah mereka jumpai sebelumnya yang tiba-tiba menghubungi lewat ponsel atau telepon. Ia mengetahui setiap langkah mereka, yang menjadi tanda tanya: siapa yang mengawasi setiap tingkah laku mereka berdua? Akhirnya mereka menyadari bahwa mereka bagian dari rencana kejam “wanita misterius” tersebut, selanjutnya mereka bekerja sama untuk memperdayakan si “wanita misterius” sebelum ia membunuh mereka.


What your comment about this movie?

Saturday, February 14, 2009

Romantisme India kala Hujan






Tadi sore saya dapat sms dari sahabat saya, “Mohabbatein diputar di TPI jam 19.00”. Saya pun menonton tv di ruang tengah diiringi dengan hujan deras mengguyur menambah syahdu... hehehe.
Ngomongin film India yang satu ini, saya menyukainya sejak SMU. Karena lagunya enak-enak (esp: theme song dan lagu “Pya rehi kya rehi”). Ceritanya klise seperti film India kebanyakan, tentang cinta dan persahabatan...

Kenangan lain tentang film Mohabbatein, ketika awal kuliah saya ngobrol dengan salah satu kenalan (cowok). Entah apa yang kami obrolkan, tiba-tiba mengarah ke Mohabbatein. Tanpa saya duga kenalan saya tanya, “Film itu katanya bagus, kamu punya dvd-nya?”, hehehe buat apa beli dvd-nya, di tv pun sering diputar. Ketika suatu saat diputar di tv, saya kabari kenalan saya itu, kami janjian nonton (di rumah masing-masing). Sambil nonton tv, kami saling sms hal nggak perlu yang berkaitan dengan film. Hehehe nggak nyangka, cowok pun ada yang suka film Mohabbatein...

Sunday, January 4, 2009

GIE




Entah mengapa saya begitu suka film GIE dan buku-nya. Saat film tersebut diputar di bioskop saya kuliah semester 4, saya jadi ingat, saat itu saya nonton dengan teman saya Rohmanita ’Arsitek’ satu-satunya teman yang mau nonton GIE karena tidak ada satupun teman saya yang mau nonton film berat macam GIE. Berikut adalah kutipan untaian kata dalam film GIE, keluar
saat adegan terakhir dalam film...

Ada orang yang menghabiskan waktunya berziarah ke Mekah.
Ada orang yang menghabiskan waktunya berjudi di Miraza.


Tapi aku ingin habiskan waktuku di sisimu, sayangku.
Bicara tentang anjing-anjing kita yang nakal dan lucu.
Atau tentang bunga-bunga yang manis di lembah mendala wangi.


Ada serdadu-serdadu Amerika yang mati kena bom di Danang.
Ada bayi-bayi yang mati lapar di Biafra.


Tapi aku ingin mati di sisimu, manisku.
Setelah kita bosan hidup dan terus bertanya-tanya.
Tentang tujuan hidup yang tak satu setan pun tahu.

Mari sini sayangku.
Kalian yang pernah mesra, yang pernah baik dan simpati padaku.
Tegaklah ke langit luas atau awan yang mendung.
Kita tak pernah menanamkan apa-apa, kita tak’kan pernah kehilangan apa-apa.


Sedangkan ini saya kutip dari bukunya...

...Sebuah Tanya...
akhirnya semua akan tiba
pada suatu hari yang biasa
pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui


apakah kau masih berbicara selembut dahulu
memintaku minum susu dan tidur yang lelap?
Sambil membenarkan letak leher kemejaku


(kabut tipis pun turun pelan-pelan
di lembah kasih, lembah mendalawangi
kau dan aku tegak berdiri
melihat hutan-hutan yang menjadi suram
meresapi belaian angin yang menjadi dingin)


apakah kau masih membelaiku semesra dahulu
ketika kudekap kau
dekaplah lebih mesra, lebih dekat


(lampu-lampu berkerlipan di Jakarta yang sepi
kota kita berdua, yang tua dan terlena dalam mimpinya
kau dan aku berbicara
tanpa kata, tanpa suara

ketika malam yang basah
menyelimuti Jakarta kita)

apakah kau masih akan berkata
kudengar derap jantungmu
kita begitu berbeda dalam semua
kecuali dalam cinta


(hari pun menjadi malam
kulihat semuanya menjadi muram
wajah-wajah yang tidak kita kenal berbicara
dalam bahasa yang kita tidak mengerti
seperti kabut pagi itu)

manisku, aku akan jalan terus
membawa kenangan-kenangan
dan harapan-harapan
bersama
hidup yang begitu biru


*Buat kang Eldi sang penggemar sastra, masihkah kau suka dengan puisi-puisi GIE? :)