Showing posts with label For Better Life. Show all posts
Showing posts with label For Better Life. Show all posts

Friday, January 29, 2021

Aku Ingin Hidup dengan Cara Sederhana

Beberapa tahun lalu saya sering merenung. Dahulu sebelum saya seperti sekarang, awal-awal menikah. Hidup saya dan suami sungguh sangat sederhana. Ketika kami masih berdua, belanja untuk makan seminggu tak sampai seratus ribu, cukup. Semakin bertambah anak kebiasaan belanja untuk makan berganti menjadi belanja harian. Perhari saya target lima puluh ribu atau kurang dari itu. Seringnya tidak belanja tiap hari. Dibilang boros juga tidak. Karena setiap bulannya saya masih bisa menyisihkan untuk ditabung. 

Entah sejak tahun berapa pernikahan kami, kami setiap weekend sering menghabiskan waktu jalan ke mall. Tidak belanja apa-apa. Sekedar nongkrong dan ngemil. Ngemall yang dekat dengan rumah (ibarat jalan kaki di trotoar ala Rangga dan Cinta juga bisa karena deket banget mallnya). 

Sampai sempat saya berdoa, agar kebiasaan "buruk" kami bisa berkurang atau hilang sama sekali.

Wednesday, October 28, 2015

Obat Tradisional Cacar Air

Minggu lalu suami dan anak saya mendadak sakit bebarengan. Si anak sakit cacar dan suami fisiknya ngedrop karena kecapekan. Saya kelimpungan karena sendirian ngerawat dua orang sakit.

Sebenarnya si kecil sudah beberapa hari sebelumnya rewel terus. Makan masih mau, tapi tidak bisa saya tinggal sejenak. Mintanya ditungguin dan gendong. Tumben si kecil seperti itu, padahal biasanya dia mau main sendiri disaat saya sibuk bebenah rumah. Saat tidur malam saya lihat ada beberapa titik merah di kepalanya (kebetulan dia baru saya gundul seminggu sebelumnya, jadi mudah memeriksa kepala plontosnya). Awalnya saya kira dia digigit nyamuk, soalnya kulit dia sensitif terhadap nyamuk. 

Tuesday, March 8, 2011

Menjadi Keranjang Sampah

Pada dasarnya manusia itu senang didengar daripada mendengar

Saya pernah membaca sebuah artikel dari luar negeri, ada sebuah lokasi tebing curam di sana sering digunakan untuk bunuh diri. Sudah ribuan korban melompat dari tebing itu. Biasanya korban bunuh diri di tempat itu meninggalkan benda “kenangan” berupa handphone atau surat. Mereka menulis dalam text message atau surat kepada keluarga atau orang yang membuat ia merasa depresi sebelum memutuskan untuk bunuh diri. Isinya tentu saja berupa curhat.


Wednesday, November 10, 2010

Mahasiswa

Sabtu kemarin saya melewati salah satu perguruan tinggi negeri terkemuka di kota Malang. Saya salut melihat tatanan taman dan gedung kampusnya yang baru direnovasi, sangat terawat dan artistik. Saya lihat para Mahasiswa yang nongkrong di bangku-bangku pinggir jalan utama. Kok mereka bisa santai ya? Mengingatkan saya pada masa-masa jaman kuliah dulu yang kini saya sesali, mengapa dahulu saya jadi Mahasiswa?

Saya menyesal dahulu menjadi Mahasiswa. Menyesal karena tidak pernah sekalipun berprestasi mengharumkan almamater dalam ajang lomba-lomba, tidak pernah fokus merancang masa depan. Bagi saya dahulu kuliah ya kuliah, belajar-belajar-belajar mengerjakan tugas dosen, intinya kuliah untuk mengejar IPK diatas tiga koma (meski kesampaian koma dikit). Trus buat apa? Banyak kesenangan terabaikan, jarang mau diajak nongkrong bareng, jadi kesannya sombong...

Thursday, October 14, 2010

Kebutuhan Kalsium Tubuh

Beberapa hari yang lalu saya menemukan artikel kesehatan di majalah Amagram edisi Oktober 2010 mengulas tentang Kebutuhan Kalsium Tubuh. Sekelumit info dari artikel tersebut sedikit banyak bermanfaat bagi saya. Dan tidak ada salahnya saya share pada sobat blogger sekalian.

Sunday, August 9, 2009

Live Your Life

Hmm… Minggu datang lagi…
Tergeletak dengan manis surat kabar terbitan Ibu Kota di atas meja,
kubuka lembar demi lembar halamannya,
Tak sengaja ku lihat Job Vacancy,

lamat-lamat kubaca Qualifications:
-Wanita Indonesia, belum menikah
-Minimal usia 18 tahun, maximal 23 tahun
-Tinggi badan 160-170, berat badan proporsional
-Berbadan sehat, tidak memakai kawat gigi, tidak memakai kaca mata / lensa kontak

bla... bla... bla... bla... bla...

Hatiku tertohok perihal tinggi badan, kawat gigi, dan kaca mata
Apa aku seseram itu??
Tak pantas show off di depan camera dan audience?
Memang cukup bagiku sebagai designer.
just behind the screen and show off my design, people doesn't judge from my cover but my idea, creation, and skill
Life is sooo fair, isn’t?
Live Your Life, Life’s Beautiful ^___^



Monday, July 13, 2009

STOP KDRT!


“Anda HARUS Nekad untuk Melaporkannya
SEKARANG JUGA!!”

(GOLD 1st Ad Student Jawa Post Adfest,
by: Arief Rachman & Decky Bagus H)



Kekerasan dalam Keluarga Tidak hanya Berdampak Buruk Terhadap Perempuan,
tetapi Juga Berdampak Buruk Pada Perkembangan Anak.

(Finalist ADCREATIVE KOMUNIKASI UI-Jakarta 2006,
by: Bondan Gail & Ahmad Sofiudin L)

Wednesday, July 8, 2009

Contreng!


Jangan Golput!

Cukup 5 menit untuk 5 tahun kedepan

suara anda menentukan nasib bangsa.

CONTRENG!!